Website Iklan Tayang Selamanya
Promo spesial hari ini posting iklan di situs web Jasa Iklan murah sekali
setidaknya satu iklan Anda harus ada di Jasa Iklan unikbaca.com ini, agar pengunjung
atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda, posting iklan di Jasa Iklan murah
🎁 Hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web! DISKON!

Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Bentuklah Pola Makan Sehat untuk Anak

Anak perlu variasi nutrisi dengan porsi tertentu sesuai pedoman gizi untuk menunjang tahap tumbuh kembangnya. Pola makan anak harus sudah dibentuk sejak dini (selain nutrisi dalam menu makannya).

Apa yang sudah atau akan dimakan oleh balita itu bergantung apa yang telah disajikan oleh orang tuanya. Biasakan sejak kecil anak harus diperkenalkan dengan ikan dan sayuran, karena jika tidak diperkenalkan, akan membuat anak tersebut susah menyukai makanan sehat saat ia dewasa.

“Orangtua punya peran penting untuk memberi contoh makanan bergizi cukup dan seimbang karena kebiasaan keluarga akan memengaruhi pola makan anak,” kata dr.Fiastuti Witjaksono, Sp.GK, ahli gizi dari Semanggi Klinik Jakarta.

Pola makan sehat bagi anak harus sejak dini dibentuk dan memerlukan proses panjang & keuletan orangtua. “Ibu harus kreatif dalam mengenalkan kebiasaan makan sehat pada anak,” kata Fiastuti. Ada 3 hal yang harus diperhatikan para orangtua khususnya ibu untuk membentuk pola makan anak.

Jumlah

Makanlah sesuai dengan kebutuhan kalori, ngga kurang & ngga lebih. Anak yang memiliki berat badan 1-10 kg, butuh 100 kalori/kilogram berat badan. Sedangkan anak yang berat badannya 10-20 kg butuh 50 kalori/kilogram berat badan (ditambah 1000 kalori).

Jenis

Karbohidrat, protein nabati dan hewani, buah-buahan, sayuran, lemak dan susu  itulah yang harus dipenuhi karna itu adalah kebutuhan gizi. Supaya anak cepat suka dengan makanannya, sebaiknya menu makan anak disamakan dengan menu untuk keluarga supaya anak ngga bosan. Yang harus dibedakan mungkin hanya rasa pedasnya.


Jadwal

Para orangtua harus membuat jadwal makan yang teratur. 3x makan utama & 2x snack adalah waktu makan anak. Anak harus dibiasakan juga untuk sarapan karna sarapan berperan sebagai persiapan energy sebelum beraktivitas. Libatkan anak pada acara makan bersama, itu sangat dianjurkan. Dengan kegiatan ini anak dapat melihat kebiasaan dan tata cara makan yang benar.
thumbnail

Pentingnya Memeriksa Kesehatan Mata Anak

Deteksi dini pada mata anak sangat penting untuk mengetahui kondisi mata anak apakah mengalami gangguan penglihatan atau tidak. Ini penting untuk mencegah jangan sampai mata anak mengalami gangguan penglihatan dan sudah mencapai tahap yang sulit diobati. Selain dokter, sebagai orang tua kita berperan penting membantu mendeteksi kelainan mata pada anak dengan cara memahami tanda tandanya
Perkembangan penglihatan anak

Sistem visual anak berkembang sangat pesat pada 18 bulan pertama, yang kemudian menjadi sempurna pada usia 5 atau 6 tahun.

    Pada saat lahir, bayi dapat melihat pola terang dan gelap, tetapi fokus masih kabur. Dunia bayi terdiri dari “ruang terbatas” yang tidak lebih jauh dari sekitar satu meter. Bayi yang berpenglihatan normal akan merespon wajah orang, khususnya wajah ibunya, yang menatapnya dari jarak dekat.
    Antara usia 4-6 bulan bayi akan menggerakkan kepalanya, tidak hanya untuk mengikuti objek bergerak, tetapi juga ketika melihat ke arah objek lain.
    Pada usia 6-8 bulan penglihatan bayi harus mantap dan lurus. Pada usia ini bayi sudah bisa melihat warna secara lengkap, meraih objek, dan kedua matanya sudah berkoordinasi dengan baik sehingga gerakan mata mulai terkontrol. Bayi Anda akan dapat memperoleh informasi visual dengan gerakan mata saja, sehingga gerakan kepala mengikuti benda sudah berkurang.
    Pada 8-12 bulan bayi Anda akan menggunakan kedua mata bersama-sama untuk menilai jarak dan mengembangkan persepsi kedalaman.
    Seiring pertumbuhan anak di usia 1 – 3 tahun, koordinasi tangan-mata akan meningkat dan anak mulai lebih memahami lingkungannya. Pada tahap ini, anak-anak mulai mengeksplorasi lingkungan mereka.

Masalah kesehatan mata anak


Ada berbagai masalah mata yang bisa menimpa anak pada tiap tahap pertumbuhannya. Kelainan mata pada usia di bawah satu tahun umumnya bersifat bawaan/kongenital.

    Retinopathy of prematurity (ROP) yaitu kondisi di mana retina belum sempurna perkembangannya dan hanya sebagian yang terliputi pembuluh darah sehingga mudah rusak dan terlepas, menyebabkan kebutaan. Kondisi ini lebih umum pada bayi yang lahir prematur.
    Infeksi konjungtivitis gonore pada bayi yang lahir melalui vagina ibu yang terkena gonore.
    Katarak infantil yaitu kekeruhan di mata bayi yang baru lahir.
    Glaukoma kongenital yaitu kondisi bawaan di mana saluran drainase mata tidak terbentuk dengan benar sebelum lahir.

Kelainan pada usia yang lebih lanjut disebabkan oleh gangguan perkembangan atau penyakit. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan mata yang dapat menimpa anak:

    Ambliopia (mata malas) adalah cacat kurangnya ketajaman visual yang tidak dapat sepenuhnya dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak. Dua penyebab umum ambliopia adalah persilangan mata dan perbedaan bias refraksi di antara kedua mata. Jika tidak diobati, ambliopia dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen pada mata yang terkena. Ambliopia harus dikoreksi pada usia pra-sekolah.
    Strabismus (mata juling) adalah cacat visual di mana dua titik mata mengarah ke fokus yang berbeda. Salah satu mata bisa mengarah ke kanan, ke kiri, ke atas, atau ke bawah, sedangkan mata lainnya tertuju ke arah yang lain. Strabismus menyebabkan hilangnya persepsi kedalaman stereoskopik. Dengan deteksi dini, strabismus dapat dikoreksi dengan menutup mata yang berfokus benar sehingga memaksa mata yang tidak sinkron untuk bekerja. Operasi atau kacamata khusus juga dapat membantu penyelarasan mata.
    Kelainan refraksi sehingga lensa mata tidak membiaskan atau memantulkan cahaya dengan benar, sehingga gambar tampak kabur. Rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisma/silindris adalah kesalahan refraksi yang paling umum.
    Retinoblastoma adalah tumor ganas yang biasanya muncul dalam 3 tahun pertama kehidupan. Mata yang terkena mungkin kehilangan visual dan putih di pupilnya.

Tanda-tanda kelainan mata

Jarang menggerakkan mata, tidak menutup mata ketika di sinar matahari cerah, atau kurangnya respon yang konsisten terhadap wajah ibu adalah tanda bayi memiliki masalah penglihatan di kedua mata.  Keterlambatan tahapan penglihatan, keluhan mata, mata berair, suka menyipitkan/ mengedipkan mata atau mengerutkan alis, dan mata juling adalah tanda umum lainnya. Pemeriksaan oleh seorang ahli mata yang terlatih sangat dianjurkan jika tanda-tanda ini hadir. Terutama, waspadailah keterlambatan perkembangan berikut pada anak Anda:

    Pada minggu pertama setelah kelahiran, bayi tidak mengarahkan pandangan ke arah cahaya atau sebaliknya, justru menghindari cahaya.
    Pada usia satu sampai dua bulan belum menatap wajah ibunya.
    Pada usia tiga sampai empat bulan tidak melihat tangannya. Dia tidak tersenyum pada wajah-wajah yang akrab.
    Pada usia enam bulan tidak menangkap objek untuk dibawa ke mulutnya. Dia tampaknya tidak membedakan wajah-wajah akrab dengan orang asing.
    Pada usia sembilan bulan tidak bereaksi terhadap gerakan tiba-tiba. Dia tidak mencari benda yang menghilang dari pandangannya.

Pada anak-anak usia sekolah, tanda-tanda berikut dapat hadir:

    Ketidakmampuan melihat objek dari jauh
    Ketidakmampuan membaca papan tulis
    Sering menyipitkan mata
    Kesulitan membaca
    Duduk terlalu dekat dengan TV

Bagaimana menguji penglihatan anak Anda?

Cobalah meletakkan sebuah objek menarik di depan salah satu matanya dan mengamati bagaimana anak bayi Anda bereaksi terhadap objek itu. Objek tersebut bisa wajah Anda atau mainan kecil, misalnya boneka berwarna cerah. Reaksinya akan menunjukkan keberadaan dan kualitas penglihatan pada mata yang diuji. Dalam hal ini sebaiknya Anda tidak menggunakan objek yang berbunyi, misalnya lonceng kecil, karena akan sulit menentukan apakah bayi melihat atau mendengar lonceng.

Setelah balita mulai berbicara, dia dapat diajak berpartisipasi dalam proses pengujian. Gambar-gambar atau benda akrab, seperti mainan, boneka, dan lainnya dapat digunakan untuk menguji. Anak diminta mengidentifikasi objek yang ditunjukkan. Setiap mata harus diuji secara terpisah, dengan mata lain tertutup, karena itulah cara terbaik untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam kemampuan penglihatan.

Sebagai orang tua kita harus peka saat anak menunjukan gejala adanya masalah pada penglihatan matanya dan periksakan segera ke dokter ahli mata untuk mengetahui dan menangani masalah pada mata anak. Sebagai kunci utama keberhasilan dalam penyembuhan mata adalah deteksi dini.

thumbnail

Tips Mencegah Sakit telinga Anak Saat di Pesawat


Saat kita bepergian bersama anak anak dengan menggunakan pesawat, seringkali  anak anak mengalami perasaan tidak nyaman bahkan sakit pada telinga.  Untuk mencegahnya anda bisa melakukan beberapa tips di bawah ini yaitu :

1.    Untuk anak anak dengan usia 3 tahun keatas anda dapat memberikan permen dan anjurkan agar anak anak mengunyah permen tersebut.

2.    Upayakan agar anak anak selalu minum selama berada di dalam pesawat terutama air putih.

3.    Saat pesawat tinggal landas dan mendarat  jangan biarkan anak anak tertidur, jagalah agar anak anak tetap dalam keadaan sadar.

4.    Apabila kondisi anak sudah mengalami penyakit  telinga maka berikan acetaminophen ( harus dengan resep dokter )sebelum tinggal landas.

Hal hal kecil diatas perlu diperhatikan agar  anak anak terlindung dari rasa sakit saat berada di dalam pesawat dan agar mereka merasa nyaman.
thumbnail

Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Dengan Gizi yang Seimbang

Menurut Spesialis gizi klinik Departemen Radioterapi RS. Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr. Fiastuti Witjaksono, MS SpGK, asupan nutrisi yang tepat sangat diperlukan untuk tumbuh kembang anak menjadi optimal. Setiap hari anak membutuhkan asupan gizi yang bisa didapatkan dari asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Asupan kandungan nutrisi tersebut bisa kita dapatkan dari berbagai macam variasi makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Untuk menyerap vitamin pnting seperti A, D, E dan K, kita harus mengkonsumsi lemak hingga 30% dari total energi setiap harinya.

”Masalah gizi anak sebaiknya mendapatkan perhatian khusus melihat masih sering munculnya kesalahpahaman orang tua terhadap hal ini” ujarnya.

Kurang gizi, kelebian gizi, dan salah gizi merupakan 3 masalah gizi yang ia sebutkan, dan masing-masing memiliki indikasi dan akibat yang berbeda.

Katanya, perlu komposisi seimbang antara karbohidrat (45-65%), protein (10-25%), lemak minimal 30%, dan berbagai macam vitamin lain yang wajib diberikan kepada anak untuk membantu tumbuh kembang optimal anak dan untuk mencegah 3 masalah gizi tersebut.

Menurut data Departemen Kesehatan tahun 2007, sebanyak 82% dari 4,1 juta balita yang mengalami malnutrisi, mereka mengalami kurang gizi dan 18% beresiko terkena gizi buruk.

Ia mengungkapkan, demi menciptakan pola makan yang sehat, menyenangkan dan terkontrol diperlukannya perencanaan makan yang cerdas oleh orangtua. Yang menjadi kuncinya yaitu jumlah kalori yang sesuai dengan kebutuhan, jenis makanan dengan komposisi karbohidrat, jadwal makan yang teratur, lemak seimbang, protein, di lain sisi nutrien spesifik yang terpenuhi.

Menurutnya, kekurangan gizi pada anak akan berpengaruh pada perkembangan otak, pertumbuhan fisik, perkembangan kepandaian, dan juga berpengaruh pada kematangan sosial.

Ia menyebutkan bahwa anak usia 1-3 tahun membutuhkan 1.300 kalori/hari, usia 4-6 tahun membutuhkan 1.800 kalori/hari, sedangkan umur 7-10 tahun membutuhkan 2000 kalori/hari.

”Anak harus dibiasakan makan 3x sehari dan ditambah makanan kecil untuk memenuhi kebutuhan kalori tersebut.” ungkapnya.